Friday, 27 April 2018

Manajemen Resiko


kuranimekun.blogspot.co.id

ANALISIS  SWOT :
1.SWOT singkatan dari Strength, Weakness, Opportunity dan Threats; atau Kekuatan, Kelemahan, Kesempatan dan Ancaman.
2.Analisis SWOT berupaya menentukan metode untuk memanfaatkan secara maksimal semua kekuatan yang ada serta peluang-peluang yang terbuka, sekaligus meminimalkan semua kelemahan dan ancaman yang dihadapi.
3.Analisis SWOT dilandasi oleh suatu logika bahwa keberhasilan suatu usaha/organisasi ditentukan oleh kondisi internal dan eksternal usaha/organisasi yang bersangkutan.

Definisi Analisis SWOT :
Seperti yang kita ketahui analisis SWOT terbagi menjadi Empat bagian, yakni sebagai berikut:
1. Strenght (Analisis Kekuatan)
  Situasi/kondisi yang merupakan gambaran kekuatan dari suatu organisasi/perusahaan.

2. Weaknesses (Analisis Kelemahan)
  Situasi/kondisi yang merupakan gambaran kelemahan dari suatu organisasi/perusahaan.

3. Opportunitiy (Analisis Peluang)
Situasi/kondisi yang merupakan gambaran peluang yang ada dari luar suatu organisasi/perusahaan
dan gambaran ini dapat memberikan peluang berkembangnya suatu organiasi perusahaan dimasa
depan.
4. Threats (Analisis Ancaman)
Situasi/kondisi untuk menganalisis tantangan/ancaman yang harus dihadapi perusahaan dalam
menghadapi berbagai macam faktor lingkungan yang tidak menguntungkan.

Kegunaan Analisis SWOT :
Secara umum, analisis SWOT dipakai untuk:
1.Menganalisis kondisi diri dan lingkungan pribadi.
2.Menganalisis kondisi internal lembaga dan lingkungan eksternal lembaga.
3.Menganalisis kondisi internal perusahaan dan lingkungan eksternal Perusahaan.
4.Mengetahui sejauh mana diri kita di dalam lingkungan kita.
5.Mengetahui posisi sebuah lembaga diantara lembaga-lembaga lain.
6.Mengetahui kemampuan sebuah perusahaan dalam menjalankan bisnisnya dihadapkan dengan para
pesaingnya.

Tujuan Penerapan SWOT Di Perusahaan :
Penerapan SWOT pada suatu perusahaan bertujuan untuk memberikan suatu pandangan agar perusahaan menjadi lebih fokus, sehingga dengan penempatan analisa SWOT tersebut nantinya dapat di jadikan sebagai bandingan pikir dari berbagai sudut pandang, baik dari segi kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman yang mungkin bisa terjadi di masa-masa yang akan datang.
Tujuan lain diperlukannya analisis SWOT adalah dimana setiap produk yang beredar dipasaran pasti akan mengalami pasang surut dalam penjualan atau yang dikenal dengan istilah daur hidup produk (life cycle product). Konsep daur hidup produk dirujuk berdasarkan keadaan realita yang terjadi di pasar, bahwa konsumen memiliki tingkat kejenuhan dalam memakai suatu produk.

Peranan SWOT Sebagai Bagian Analisis Manajemen Risiko :
Peranan SWOT sebagai alat didalam menganalisis suatu kondisi perusahaan selama ini di anggap
sebagai suatu model yang dapat diterima secara umum dan lebih familiar. Analisis SWOT dilakukan
dengan mengidentifikasi kekuatan dan faktor-faktor positif yang berasal dari internal organisasi,
kelemahan dan faktor-faktor negatif dari internal, peluang atau kesempatan dari faktor eksternal dan
ancaman atau risiko. Selanjutnya dapat dilakukan menepatkan ukuran-ukuran risiko, menepatkan
alternatif-alternatif, menganalisis setiap alternatif, memutuskan satu alternatif, melaksanakan
alternatif yang dipilih, mengontrol alternatif yang dipilih tersebut, dan mengevaluasi jalanya alternatif
yang dipilih. Sehinnga dengan mempergunakan SWOT sebagai dasar analisis perusahaan dalam
mengambil keputusan, maka diharapkan SWOT juga memungkinkan untuk dipergunakan sebagai
salah satu model yang representatif dalam menganalisis manajemen risiko suatu perusahaan.

Faktor Eksternal dan Internal dalam Perspektif SWOT :
 Faktor Eksternal
Faktor eksternal ini mempengaruhi terbentuknya Opportunities and Threats (O and T). Dimana faktor ini menyangkut dengan kondisi-kondisi yang terjadi diluar perusahaan yang mempengaruhi dalam pembuatan keputusan perusahaan. Faktor ini mencakup lingkungan industri (industry environment) dan lingkungan bisnis makro (macro environment), ekonomi, politik, hukum, tekonologi, kependudukan, dan sosial budaya.

 Faktor Internal
Faktor internal ini mempengaruhi terbentuknya Strengths and Weaknesses (S and W). Dimana faktor ini menyangkut dengan kondisi yang terjadi dalam perusahaan, yang mana ini turut mempengaruhi terbentuknya pembuatan keputusan (decision making) perusahaan. Faktor Internal ini mencakup meliputi semua macam manajemen fungsional: pemasaran, keuangan, operasi, sumber daya manusia, penelitian dan pengembangan, sistem informasi manajemen, dan budaya perusahaan (corporate culture).

Kesimpulan
Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis guna merumuskan strategi perusahaan,dimana analisis SWOT ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan dan peluang,namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan dan ancaman. Proses pengambilan keputusan strategis selalu berkaitan dengan pengembangan misi, tujuan, strategi, dan kebijakan perusahaan. Dengan demikian perencana strategi harus menganalisa faktor faktor strategis perusahaan dalam kondisi saat ini.
Kegunaan analisis SWOT tidak terbatas pada organisasi yang mencari laba. Analisis SWOT dapat digunakan dalam setiap situasi pengambilan keputusan ketika keadaan akhir yang diinginkan telah ditetapkan. Contohnya antara lain: organisasi nirlaba,unit pemerintah,dan individu. Analisis SWOT juga dapat digunakan dalam perencanaan pra krisis dan pencegahan krisis manajemen resiko.

No comments:

Post a Comment