Friday, 11 May 2018

Perencanaan Produksi


kuranimekun.blogspot.co.id


Produksi
  • Semua kegiatan menciptakan dan menambah kegunaan suatu barang atau jasa dengan memanfaatkan faktor-faktor produksi
Proses produksi
  • Cara atau metode atau teknik dalam pelaksanaan produksi
Manajemen produksi
  • Aktivitas mengatur pelaksanaan produksi
Proses Penciptaan dan Penambahan Kegunaan / Faedah Faedah bentuk
  • Rotan à tas, meja, kursi, dsb
1. Faedah waktu
  • Jasa pergudangan
2. Faedah tempat
  • Jasa transportasi
3. Faedah milik
  • Usaha perdagangan
Pengolahan Produk (menurut sifat proses produksi)
  • Proses Ekstratif
  • Proses Fabrikasi
  • Proses Analitik
  • Proses Sintetik
  • Proses Perakitan
  • Proses Penciptaan Jasa-jasa Administrasi

Jenis Proses Produksi
Continuous Process
  • Aliran bahan baku sampai barang jadi tetap / pola sama
  • Pembuatan produk dalam jumlah yang besar
  • Pabrik semen, pupuk, mainan,dsb
Intermittent Process
  • Aliran bahan baku sampai barang jadi selalu berubah / tidak berpola yang pasti
  • Melayani pesanan yang berbeda dalam kuantitas, kualitas, desain maupun harganya
  • Percetakan, mebel, butik 

Perencanaan  Lokasi  Pabrik
Faktor Primer
  • Letak bahan baku
  • Letak pasar
  • Transportasi
  • Suplai tenaga kerja
  • Energi
Faktor Sekunder
  • Rencana masa depan perusahaan (ekspansi)
  • Fasilitas servis dan pembelanjaan perusahaan
  • Sikap masyarakat
  • Keadaan tanah, iklim dan kebijakan pemerintah

Perencanaan Letak Fasilitas Produksi
Tata letak produk (Product/Line Layout)
  • Pengaturan fasilitas produksi berurut sesuai proses produksinya (produk secara massa)
Tata letak proses (Functional / Process Layout)
  • Fasilitas yang berfungsi sama/sejenis dikelom-pokkan pada ruangan/tempat yang sama
Fixed Position Layout
  • Fasilitas didekatkan dengan tempat produksi
Perencanaan Lingkungan Kerja
  • Perencanaan terhadap pengaturan berbagai fasilitas pelayanan bagi karyawan
  • Perencanaan terhadap kondisi kerja, dari segi penerangan, suhu udara, suara bising dan ruang gerak
  • Perencanaan terhadap hubungan kerja antar karyawan yang mempengaruhi produktivitas kerja, antara lain faktor bawaan, pendidikan dan pelatihan, gizi, kerja sama dsb
Pengendalian Produksi
Tahap-tahap pengendalian produksi :
  • Planning
    Penentuan bahan baku, tenaga kerja dan peralatan
  • Routing
    Pedoman pelaksanaan proses produksi
  • Scheduling
    Penentuan jadwal
  • Dispatching
    Perintah memulai bekerja
  • Follow up
    Tindak lanjut
Pengendalian  Bahan  Baku
  • Pembelian bahan baku
    Mendapatkan kualitas dan kuantitas bahan baku pada saat dibutuhkan disertai dengan harga yang berlaku
  • Pengendalian persediaan bahan baku
  • Jumlah pembelian yang paling ekonomis (Economical Order Quantity = EOQ)


Economical Order Quantity (EOQ)

  • Jumlah setiap kali pembelian bahan yang disertai dengan biaya minimal / jumlah setiap kali pembelian bahan yang ekonomis
  • Terdapat dua biaya :
  1. Biaya Pemesanan (Ordering Cost)
  2. Biaya Penyimpanan (Carrying Cost)


Biaya Pemesanan (Ordering Cost)

  • Semua biaya yang timbul mulai dari persiapan pesanan sampai dengan barang yang dipesan datang
  • Yang termasuk dalam biaya ini :
  1. Biaya untuk menyiapkan pemesanan
  2. Biaya mengirim/menugaskan karyawan untuk melakukan pemesanan
  3. Biaya yang terjadi pada saat penerimaan bahan yang dipesan
  4. Biaya penyelesaian pembayaran pemesanan

Biaya Penyimpanan (Carrying Cost)
  • Biaya yang dikeluarkan karena adanya penyimpanan bahan di gudang
  • Yang termasuk dalam biaya ini :
  1. Biaya sewa gudang
  2. Biaya pemeliharaan bahan
  3. Biaya asuransi bahan
  4. Biaya tenaga kerja penjaga gudang
  5. Biaya kerusakan bahan baku dalam penyimpanan

Rumus  EOQ

EOQ  = √2 x R x S       atau      2 x R x S
                     P x I                                C

Dimana
R : kebutuhan barang dalam satu periode tertentu
S : biaya pemesanan setiap kali pesan
P : harga beli tiap unit barang
I  : biaya penyimpanan yang dinyatakan dalam 
                   persentase
C : biaya penyimpanan tiap unit barang yang
                   disimpan (dalam rupiah)

kuranimekun.blogspot.co.id
Gambar Hubungan antara EOQ, Safety stock dan ROP


Safety Stock, ROP dan Lead Time
Safety stock (SS)
  • persediaan pengamanan bila terjadi keterlambatan pesanan tiba
Re Order Point (ROP)
  • Titik dimana harus dilakukan pemesanan kembali
  • Ditentukan dari jumlah penggunaan bahan selama lead time ditambah dengan besarnya safety stock
Lead Time (LT)
  • waktu yang dibutuhkan sejak memesan barang sampai barang yang dipesan datang

Pengendalian Biaya Produksi dengan Analisis Pulang Pokok (Break Even Point)
  • Analisis untuk mengetahui apakah luas produksi yang dibuat perusahaan sudah mendatangkan keuntungan atau justru merugikan
  • BEP  à TR = TC

No comments:

Post a Comment